Warga memipihkan emping melinjo di atas batu di dekat tungku kayu di Desa Tembong.
Potensi Desa

Hasil dari Tangan dan Tanah Tembong

Dari kebun melinjo hingga tungku kayu, banyak keluarga Tembong menghidupi hari-harinya lewat keterampilan tangan yang diwariskan turun-temurun.

Ekonomi Warga

Seratus Usaha, Ribuan Keping Cerita

Desa Tembong mencatat sekitar seratus usaha pengrajin. Di antara semuanya, emping melinjo dan opak menjadi produk yang paling dikenal, lahir dari kebun sendiri dan dikerjakan dengan sabar oleh warga.

Pemasaran

Akhir Pekan di Pasar Pantai Carita

Setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu, para pengrajin membawa emping dan opak buatan mereka ke Pasar Pantai Carita. Ada yang menggelar lapak, ada pula yang berkeliling menawarkan dagangan dari satu tempat ke tempat lain.

Pembeli utamanya adalah para wisatawan, yang menurut penuturan pengrajin banyak datang dari Jakarta untuk menikmati Pantai Carita. Di tangan mereka, camilan dari dapur Tembong ikut pulang sebagai oleh-oleh.

Suasana Pasar Pantai Carita pada akhir pekan dengan lapak-lapak pedagang.
Suasana pasar akhir pekan di kawasan Pantai Carita.
Gapura bertuliskan selamat datang di Pasir Putih Pantai Carita.
Gerbang kawasan Pantai Carita
Lapak-lapak pedagang di tepi jalan kawasan Pantai Carita.
Lapak di tepi jalan kawasan pantai
Hasil bumi seperti petai yang turut dijual pedagang di pasar.
Hasil bumi yang turut dijajakan

Pemesanan produk juga dapat dikoordinasikan melalui mitra pemasaran yang menghimpun hasil dari sejumlah pengrajin. Informasi kontak akan ditampilkan setelah diverifikasi.

Alam Desa Tembong di kawasan Curug Cibanteri.
Dengarkan

Di balik setiap produk, ada orang yang menjaganya

Kenali para pengrajin dan tradisi yang menghidupkan ekonomi Desa Tembong.