Warga memipihkan emping melinjo di atas batu di dekat tungku kayu di Desa Tembong.
Produk Unggulan

Emping Melinjo

Biji melinjo disangrai, dikupas, lalu dipipihkan satu per satu menjadi lembaran tipis sebelum dijemur. Nyaris seluruhnya dikerjakan manual di rumah warga.

Di Balik Sekeping Emping

Emping dibuat dari biji melinjo. Biji disangrai di atas tungku kayu, lalu dikupas kulitnya. Bagian dalamnya dipipihkan satu per satu di atas batu, disimpan sejenak di satu wadah, kemudian dijemur hingga kering dan siap digoreng.

Ketebalan emping punya banyak versi. Ada yang dipipihkan dari satu biji melinjo, tiga, lima, tujuh, hingga dua belas biji untuk emping berukuran besar. Semakin banyak bijinya, semakin lebar dan tebal lembarannya.

Kendala utama datang dari bahan baku. Melinjo adalah buah musiman, sehingga ketersediaannya, dan juga produksi emping, ikut naik-turun mengikuti musim.

Tahap Pembuatan

  1. Melinjo
  2. Disangrai
  3. Dikupas
  4. Dipipihkan
  5. Disimpan
  6. Dijemur
  7. Emping
Warga menyangrai biji melinjo dalam kuali tanah di atas tungku kayu.
Menyangrai biji melinjo
Lembaran emping dijemur berjajar di atas papan kayu.
Emping dijemur hingga kering
Seorang pengrajin berdiri di antara para-para tempat emping dijemur.
Pengrajin dan para-para jemurannya
Alam Desa Tembong di kawasan Curug Cibanteri.
Dengarkan

Di balik setiap produk, ada orang yang menjaganya

Kenali para pengrajin dan tradisi yang menghidupkan ekonomi Desa Tembong.